5.1.10

Bagaimana Memberi Instruksi (1)

Pernahkah Anda temukan, seorang pemimpin yang gagal mendelegasikan tugas dan memilih untuk mengerjakan semua hal seorang diri? Atau barangkali Anda pernah menemukan seseorang yang selalu tidak puas dengan pekerjaan orang lain dan menumpahkan kekesalan pada orang yang melakukan kesalahan tersebut? Atau… pernahkah Anda menemukan seorang guru, dosen, asisten laboratorium, atau senior yang selalu memarahi Anda saat Anda melakukan apa yang dimintanya, bahkan ketika Anda melakukan hal yang baru sama sekali bagi Anda?

Tidak perlu langsung menyalahkan diri ketika hal tersebut terjadi pada Anda. Pada dasarnya, ketika seseorang salah melakukan suatu instruksi, hal yang harus diperiksa pertama kali adalah instruksi itu sendiri. Instruksi yang tidak tepat adalah penyebab utama seseorang salah melakukan pekerjaan. Jika instruksi yang diberikan saja sudah salah, maka keberhasilan dalam melakukan pekerjaan tersebut adalah suatu keberuntungan.

Kita sendiri tentu mengharapkan siapapun dapat melakukan pekerjaan yang kita minta dengan tepat. Oleh karena itu, untuk meminimalkan kesalahan, kita harus memulainya dengan memberi instruksi dengan tepat.

Sekarang, sebelum kita belajar bagaimana memberi instruksi yang tepat, mari kita pahami lebih dulu apa yang dimaksud dengan instruksi itu sendiri.

Sebenarnya, apa sih yang diinginkan oleh Anda ketika memberi instruksi?

Ketika saya mendapat pertanyaan itu pertama kali, jawaban saya adalah: supaya orang tersebut memahami apa yang kita maksud dan mengerjakan apa yang kita minta.

Namun, garis bawah dari jawaban saya tersebut ternyata terletak pada kata “memahami”. Ketika kita memberi instruksi, kita ingin orang yang kita beri instruksi itu mengerti. Kita ingin dia belajar. Kita ingin membantu dia belajar. Sepakatkah Anda bahwa memberi instruksi berarti kita membantu seseorang belajar?

Di kantor, seorang pekerja yang masih baru akan menerima instruksi dari atasannya dengan harapan ia menjadi lebih mahir dan lebih cakap, lalu naik ke jabatan yang lebih tinggi atau menjadi penerus di masa mendatang. Di sekolah, seorang guru memberi instruksi agar siswanya menjai lebih pandai dan lulus dengan kemampuan yang baik. Di rumah, para orang tua mengajari berbagai hal pada anak-anaknya dengan memberi beragam instruksi. Di tempat kursus, di pelatihan, di workshop, di perkumpulan, atau di organisasi manapun, pada dasarnya memberi instruksi adalah untuk membantu seseorang belajar.

No comments:

Post a Comment