4.8.10

Laporan Perjalanan Karimun Jawa, Part 2

Sebelum tidur hari selasa kemarin, kami sedikit merasa bosan karena terus menerus snorkling. Tapi ketika bangun pagi di hari rabu ini, ada sedikit rasa sedih karena ini hari terakhir kita snorkling.

Ini lanjutan cerita perjalanan kita di dunia mimpi, guys. Semoga cukup mewakili… :))

--------------------------
------------------------------------------------------------------

Rabu, 28 Juli 2010

04.00 = hari dimulai. bangun dengan bonus pegal2 seluruh tubuh, plus kram betis yang belum pulih.

06.30 = setelah nongkrong ngga karuan sampai setengah enam, akhirnya diputuskan memulai pencarian susu Ultra bersama Muti. Rencana awalnya mau jogging juga untuk ngilangin sakit badan… tapi akhirnya hanya lari sekitar 300 meteran... Hahaha. O ya, Kami papasan dengan rombongan anak SD yang lari pagi juga.
Kami nongkrong di pohon keramat balai kota, terus kami mengikuti arah orang2 berpergian, dan ternyata mereka semua menuju pasar. Pasarnya kecil, dan kelihatannya belum selesai dibangun. Di dalamnya ada jajanan2 enak (ketan goreng, getuk, martabak mini, gorengan, pastel, dll), baju, keperluan sehari-hari seperti sabun, sayuran, buah, beras, bumbu2, dan tentu saja ikan.
- susu diamond coklat Rp 4.000,-
- antangin Rp 2.000,-
- shampoo Rp 500,-/pcs

07.30 = balik ke Roemah Emak, papasan dengan rombongan yang mau ke pasar juga (iid, luke, raras, putri, rudi, rere, putra)

08.15 = semua sudah kembali ke penginapan, dan kita rame-rame merayakan ulang tahun Putri ke-19! Asyiknyaa… sederhana tapi berkesan kan Puuut… kuenya bukan kue ulang tahun beneran, tapi roti bakar yang dibeli di alun2 malam sebelumnya. Walau begitu, ulang tahunnya ‘kan di Karimun Jawa! Happy birthday, Putri! :D

08.30 = sarapan nasi goreng seafood, telur dadar, dan tahu Karjaw yang enak, plus teh manis; ditraktir Putri! Hehe.. habis itu mainin mainannya putra dan bikin dia nyangsang di atap bangunan. Terus, kalau ngga salah anak2 cowok pengen liat kamar kita di atas... dan terjadilah produksi foto2 skandal Ryo dan Amel di balkon kamar... hahah



09.00 kira2 = berangkat ke dermaga untuk snorkling hari ke-2.

Hari ini cukup cerah dan kita pergi ke arah Barat. Mas Alexnya kali ini ikut, dan bawa kamera underwater yang sangat penting itu. Sayang hari kemarin dia lupa bawa, jadinya kita ngga punya foto underwater hari pertama.

Perjalanan ke pulau pertama cukup lama… kira2 jam setengah sebelas baru sampai di perhentian pertama. Tapi gelombangnya besar. Kita kayak naik kora-kora ke kanan dan ke kiri diguncang oleh ombak.

Pulau 1: Pulau Kecil
Pulau ini memang kecil... tapi indah banget sumpah. Dan snorkling di sini laamaaa banget. Hampir semuanya belajar menyelam, dipelopori Ridwan dan Luke. Ternyata, aku juga bisa snorkling tanpa life vest. Tapi waktu diajak nyelam sama mas2 guidenya, ternyata ngga kuat nyelam terlalu dalem… sakit! Hahah…

O ya di sini ada ubur2. Pertama kalinya lihat ubur2 pink di laut dengan mata kepala sendiri. Ubur2nya kecil, tapi tetep aja sengatnya ganas.

Setelah capek snorkling dan belajar nyelam, dan annoying group di kapal sebelah kayaknya udah ngga sabar nungguin kita puas renang, akhirnya kita berjalan menyusuri dek menuju pantai. Pantainya puuuutiiih banget. Dari atas dek Rere, Putri, Via dan aku sempet lihat ikan cucut pedang kecil2 dalam air yang jernih. Juga serombongan schoolfish di atas pasir putih! Kami makan siang ikan bakar lagi di sini, main di pantai, dan foto2.


Pulau 2: Pulau Tengah
Iid, Muti, aku, Sri, dan Ridwan, ketinggalan rombongan snorkling karena mampir sholat dulu di pulau. Pulaunya penuh pohon kelapa dan buahnya banyak banget. Hmm...

Kami nyusul snorkling sendiri, dan karenanya kali ini ngga ada pelampung biru tempat bergantung.

Two thumbs up buat Srie, Muti, dan Raras karena perjuangan mereka mengelilingi sisi pulau! Padahal Sri udah pegel banget dari awal, tapi dibantu Muti akhirnya sampe juga di tepi pantai… kalian sweet sekali. Raras juga. Snorkling dua kali… bahkan sekali tanpa pemandu dan sendirian… ck ck... O ya, begitu sampai pantai, di depan muka Amel ada bintang laut. Kupegang dan kupindah ke pasir karena kukira udah mati, ternyata bergerak, jadi dibalikin ke laut setelah difoto.

Di sini juga banyak ubur2. Raras, Amel, Ryo, Albert, dan entah siapa lagi kena sengat ubur2. Tapi, kena ubur2 sepertinya pengalaman berharga juga. Haha.

Kelapa mudanya habis! Diborong rombongan kapal sebelah sepertinya. Ck ck… jadilah kita makan gorengan dan minum teh di tepian dek yang teduh sambil ngasih makan ikan2 di bawah. Kata Rudy, tehnya asin. Hahaha…

Pulau 3: Pulau Gosong
Kita ke sini sore hari, soalnya menunggu air lautnya surut dulu. Kenapa harus menunggu airnya surut? Haha.. karena kalo airnya ngga surut ya pulaunya ngga ada. Pulau gosong yang kita pijak ini hanya sepetak pantai pasir putih di tengah laut dan luasnya kira2 hanya seluas lapangan basket lebih sedikit! Sama sekali ngga ada apa2 lah di pulau ini kecuali pasir. Tapi kita tetep aja main dan foto2. Seandainya bisa difoto dari atas langit… tapi sewa heli mahal. Haha

Ridwan sempet mendadak sirkus: dia salto buat jadi objek foto para pemegang kamera. Terus kita semua sempet berlatih bikin batu mantul di permukaan air. Rere ternyata jago loh…

Aku Muti dan Iid sempet mencoba bikin pulau gosong mini di sisi pantai. Akhirnya yang berhasil bikin pulau Bundo, dan Muti berhasil bikin lubang gede di pantai buat jebakan. O ya, di sini, hati2 aja kalo ada yang duduk di pantai lama2, karena kita ngga tau dia lagi pipis atau ngapain. Hahaha…

Ketika sudah semakin sore, dan sepertinya pulau gosong ini akan segera menghilang lagi ditelan pasang, kita balik ke Karimun Jawa. Aku sempat melihat ikan loncat, cepat sekali, akhirnya! Tapi ditunggu2 sampai kapan pun ikan itu ngga muncul lagi dan cuma itu pertama dan terakhir kalinya liat ikan muncul dari laut karimun jawa.

Kita menikmati gelombang cihuy selama beberapa jam, dan menikmati suasana sunset di kapal, serta menyanyikan lagu2 nasional hingga ending ke lagu Mentari. Indahnya Karimun Jawa...


18.00 = sampai di dermaga. Kita foto2 dan memandang senja, lalu kembali ke Roemah Emak. Seperti biasa kita antri giliran mandi, sholat, dan istirahat.

20.00 = makan malam tumis seafood dan sayuran, plus tahu Karjaw dan teh manis. Lalu dipelopori Rudy ngerjain Febryo. Hehehe.. bocil banget deh kita semua! Waktu itu Mas Alex lagi pergi mengurus kapal yang kecelakaan di tengah laut, jadi Ryo yang lagi ditoilet kita tinggalin sendirian sementara kita kabur ke dermaga dengan tertawa-tawa tertahan. Tapi rupanya kita terlalu berisik begitu sampai di dermaga, hahah… jadinya gampang aja si Ryo mendengar dan nyusul kita ke dermaga. Tapi sebenernya dalam hati deg2an kan Yo… hahaha..

Kita sebenernya berencana main kembang api di dermaga, tapi anginnya terlalu kencang sampai2 ngga bisa nyalain lilin. Kita cuma foto2 bulb pake 500D putra bikin berbagai tulisan, dan meniru iklan im3 buat Karmen dan Ridho.


21.00 mungkin = balik lagi ke Roemah Emak dan main kembang api! Di sini ada insiden dengan kembang api besar yang kedua dipasang. Tabungnya jatuh mendatar sehingga kembang apinya meluncur ke samping dan meledak kayak bom! Hahaha.. gila gila. Kita ngga tau tuh kena tetangga apa ngga. Kayaknya sih ngga. Tapi kalo ada tetangga yang ngedenger jeritan mengerikan kita, yang selalu diikuti ketawa gila setelahnya, pasti ikut ngeri dan bertanya2 kita ngapain. Hahaha… Untunglah mendatarnya pas banget ke sisi yang ngga ada orang dan benda2nya. Kita cuma jantungan dan shock aja… ngga sampe luka fisik.. haha. Ulang tahun Putri berkesan banget Puuut… :DD ------------------link video http://www.facebook.com/video/video.php?v=1536476861189&ref=mf


22.00 mungkin = kami nyobain foto bulb bikin tulian I <3 KARJAW pakai kembang api dan sukses! Lalu ngabisin sisa kembang api, dan tidur dengan bahagia walau jantung ngga beres! :D


Kamis, 29 Juli 2010

05.30 = bangun pagi, tapi sama sekali ngga beranjak dari airbed. Pengen tidur lagi sampai besok... tapi ditabung keinginan tidurnya buat di feri.

05.00 = akhirnya beranjak cuci muka, sikat gigi, subuh, dan mulai packing. Cowok2 pergi beli sarapan, kita cewek2 yang pasti lama packingnya hanya bisa nitip. Hehe…

07.00 = baru selesai packing! Hahaha… lama ya. Trus sama Muti nyari aqua botol dan perbekalan buat di kapal, papasan sama Ridho di jalan.

07.30 = kembali ke Roemah Emak, dan langsung disuruh naik pick up untuk berangkat ke dermaga. Cewek2 nge-take tempat duduk duluan.

08.00 = Muria yang super lambat ini akhirnya berangkat… kita sarapan di kapal, dan tidur beberapa jam di awal. Setelahnya kita nonton infotaintment dan sinetron karena TVnya pas di depan muka. Baru satu jam terakhir lapak uno dibuka, dan kita (aku, Putra, Rudy, Albert, Iid) main beberapa putaran. Kali ini aku menang lah beberapa kali… hahah..

14.00 = Sampai juga di jepara, lalu rapat keuangan beberapa lama, dan sholat.

15.00 = Berjalan kaki ke terminal, dan sempet salah jalan dulu dong… Haha. Sore itu panas dan silau, jadi ngga terlalu menikmati perjalanan. Tapi di kanan kiri jalan ada tambak budi daya air payau, dan turbin2 kecil, dan jajaran pohon yang miring. Setelah sekitar 5 kilo berjalan, kita sampai di terminal.

16.00 = makan sore (ikan lagi), menunggu bis Kramat Jati

16.30 = bis datang! Naik bis dan berangkat. Tak lama setelah bis berjalan, langsung tidur.

19.30 = terbangun tiba-tiba dan menatap sejalur lilin-lilin kecil yang keren sekali (sebenarnya lampu jalan), berkelok-kelok dan seperti ngga berujung. Lalu mengagumi keindahan Indonesia Power di malam hari, dan ngobrol seru bersama Luke. Mulai dari cerita backpack jogjanya Luke sampai cerita zaman perjuangan kemerdekaan. Mulai dari pilihan mata kuliah hingga Bumi Manusia. Mulai dari roti merek Singa Pure dan air minum Class sampai sejarah uang. Mulai dari wirausaha sampai politik. Mulai dari rokok Sukun sampai Lapindo. Mulai dari ngerumpiin dosen sampai cita-cita mengubah dunia. Huah… lengkap sudah rasanya perjalanan ini. Hahay.

21.30 = mampir rumah makan dan sholat. Lalu sempet hampir ditinggalin di sana sendirian! Untung ada tas berisi hape dan dompet di tangan. Kalau cuma bawa diri rasanya bakal panik setengah mati. Haha.. Pas udah naik bis lanjut lagi deh rumpi sampai tidur.


Jum’at, 30 juli 2010

04.00 = bangun dan merasa bosan karena tidur melulu, juga bosan karena bisnya ngga maju2. Entah nih sopirnya mampir untuk apa.

05.30 = akhirnya sampai juga di Bandung, tapi karena bisnya ngga mampir jalan dago seperti seharusnya, kita turun di balubur depan annex. Karmen Ridho udah turun di jalan Ambon, sementara Ryo ikut bis sampai pasteur. Kita semua mencar2 naik angkot masing-masing… Dan berakhirlah liburan kita yang ngga terlupakan di Karimun Jawa tercinta… Perjalanan semacam ini memang diperlukan, dan terasa atau tidak, ia selalu membawa perubahan yang berharga di dalam diri. Dan juga membawa teman baru! :) Thanks All… atas perjalanannya. Terima kasih banyak, Raras si Kepala Suku…

No comments:

Post a Comment