8.7.11

Review: Marketing is Bullshit

Bismillah
Assalamu'alaikum all,,, hehehe

Akhirnya tamat juga baca satu buku. Di bali skrg bensin sekarat, uang saku cekak, ngga bisa kemana-mana deh! Haha.. :) Jadi pengen sharing: Review dari buku Marketing is Bullshitnya Ipho Sentosa. Lumayan bisa baca satu buku dalam lima menit. Langsung aja yaa...

Inti dari buku ini adalah creative marketing, sebab katanya:
inti dari wirausaha adalah penjualan, inti dari penjualan adalah pemasaran, inti dari pemasaran adalah kreativitas, dan kunci dari kreativitas ada di otak kanan!

otak kanan adalah otak minoritas, otak kebaikan (mulailah dari yang kanan.. hehe), otak kesuksesan, otak perasaan, otak kekayaan, otak pengusaha, otak pemasaran, otak penjualan, dan otak peng-create sesuatu. seperti Rattatoulie :)

Bukti kecanggihan pemasaran dengan kreativitas adalah seperti langkah di bawah ini:
- kita bisa patungan (sesama para pengusaha) bikin karangan bunga untuk launching gerai/toko/kantor/restoran baru, bisa dipakai berulang kali bergantian, supaya orang2 ngeh kalau ada usaha baru yang 'sukses'.
- minta temen2 kita nongkrong di tempat usaha kita yang baru buka, karena kata Lemming Effect, usaha yang ramai akan makin ramai, yang sepi makin sepi.
- kirim sms request radio "Mau dong diputerin lagu buat Fathi yang suka nongkrong di Norina. Nongkrongnya jangan keseringan mentang2 makanannya enak. Ntar uang jajannya habis"
- buat pengumuman di pusat informasi mall/dept.store. "Kepada Saudari Husna, dari Norina Katering, ditunggu segera di informasi, ada pesanan katering dari DPRD."
- setiap kali ngirim sms email, nanya diseminar, buku tamu dll, selalu sebutkan nama usaha. biar terkenal. hehe

Selanjutnya menurut buku ini, ada banyak pemahaman yang harus diluruskan dalam creative marketing, diantaranya:

1. Hoki itu bukan kebetulan, atau bawaan gen, atau bakat, tapi bisa diciptakan. yang mau dikatakan di sini adalah kita ngga terlahir fiks sebagai orang berotak kiri sekalipun kita akuntan atau ahli matematika. yang namanya kreativitas itu bisa dilatih dengan melakukan aktivitas seni, merancang, melakukan penemuan, mengapresiasi karya, menulis, jalan2, dll.

2. Terobosan tak selamanya harus berupa pemborosan. Hemat bisa jadi Hebat dan Cepat untuk memajukan bisnis. Misalnya dengan menggubah sampah menjadi uang, atau dengan POL (alias Punya orang Lain). bisa jadi idenya punya orang lain (halal kok), atau tempat usahanya punya orang lain, modalnya punya orang lain, alatnya punya orang lain, dll. asal win-win solution dan melejitkan usaha. Bisa juga mengefisienkan cost dan tenaga dengan menjadikan pelanggan jadi pesuruh, seperti yang dilakukan pasar swalayan, mesin atm, warung tenda di jogja (yang harus masak sendiri), laundry (yang harus nyuci sendiri), air asia (yang harus ngerjain pemesanan dan pencetakan tiket sendiri bahkan self check in!) dll.

3. Terobosan adalah keharusan. tanpanya perusahaan akan jalan ditempat dan mengalami kemuduran. terobosan bisa berupa apa saja, bahkan yang paling tidak nyambung dengan bisnis kita sekalipun, yang penting berujung pada meningkatnya omset dan profit. bisa lewat jalan lurus maupun mutar, bisa juga dengan memanfaatkan budaya pop yang ada. melek budaya! iqro'!

4. Diferensiasi bisa dikaitkan dengan apa saja, dari alien hingga bakteri. Dalam bisnis yang namanya diferensiasi itu wajib, kalau nggak, basi!

5. Kegigihan bukan segala-galanya, tanpa keberanian, kenekatan, pengetahuan, persiapan, pelayanan, innovasi, dan keliaran! Hehehe.

6. Jangan pusing dengan metode, yang penting ide! ada banyak cara menghasilkan ide. bisa dengan situasi kepept, santai, maupun saat krisis. Ubah juga kebiasaan dan mulailah menjelajah selagi muda, untuk menghasilkan ide-ide brilian. :))

7. Kreativitas itu tidak terbatas!! diadaptasi dari pemikiran Michael Michalko: be distinctive, be imaginative, be productive, be combinative, be connective, be contrary, be methaphoric, and be proactive! distictive artinya memandang sesuatu dari sudut pandang berbeda. proactive maksudnya persiapkan kegagalan. bila mencoba sesuatu dan gagal, pastikan anda melakukan sesuatu yang lain.


beberapa tips terkait poin tujuh ini:

konvensional jadi kontroversial: alih-alih menulis "Marhaban Ya Ramadhan. Di bulan yang suci ini, marilah kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita." tulislah "Andai tahun ini adalah Ramadhan terakhir buat kita, sudahkah Anda mempersiapkan diri?"

sosial jadi komersial: fasilitas sosial berupa masjid yang disediakan pemerinth singapura di orchad road (padahal mayoritas penduduk singapura itu non muslim) seolah-olah mewakili pemerintah singapura untuk berkata: "hei turis2 dari indonesia, malay, arab, asia tenggara dll. lama-lama lah belanja di sini, sholat juga di sini aja, pokoknya shop till u drop!

8. kata siapa laba adalah raja?? yang penting adalah integritas. omset dan profit boleh naik turun tapi integritas harus terus menanjak! bangun network, bangun relationship (artinya pelanggan yang delighted), dan sediakan sebagian keuntungan kita untuk sesama!

Demikianlah rangkumannya. menarik banget ya? kalian harus baca! He he he. Tapi belum selesai sampai di situ. tunggu.

Ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan dalam pemasaran yang kreatif, diantaranya:
1. Kepastian dan kewajaran harga adalah wajib demi kenyamanan dan keamanan berbelanja pelanggan.
2. selain high tech di zaman ini, kita juga harus high touch, mudah dijangkau, mudah dikontak, dan dekat dengan pelanggan.
3. place lebih penting dari pada promo! dibanding promo, place lebih memungkinkan untuk mewujudkan keterlihatan. tapi jangan salah tangkap: dirrect selling dan mlm (dan cara unik memesan maicih menurut aing) juga berhubungan dengan place itu.
4. kenali, dengarkan, dan ikuti intuisi!
5. tought menjadi things, kalau kita berpikir bisa insya Allah bisa. yah mirip2 konsep law attraction dan husnudzon lah yaa.. hehe.
6. hindari sifat arogan. low profile high profit.. teladani Rasulullah SAW, Umar bin Khattab, Ahmadinejad, Darwin Smith, dll.

Okee temans,
Masih banyak pula sebenernya isinya, yang harus dibaca langsung dari bukunya. Penting semua! (mungkin, hehe). Nah, karena right 'kanan' juga berarti 'benar' dan left 'kiri' juga berarti 'tertinggal', tinggal pilih kita mau be right ahead or left behind? jawab sendiri! he he. Sekian.

No comments:

Post a Comment