26.8.12

Coffee Cup #21: You can't build a reputation on what you are going to do


"You can't build a reputation on what you are going to do." - Henry Ford


Keren ya, ucapan dari seorang pekerja keras bermarga Ford ini. Saat ini tentunya mengulang kutipan-kutipan emas dari orang sukses sangat biasa dilakukan. Ada satu grup facebook yang saya ikuti, yang salah satu treadnya berisi sharing quote-quote berharga seperti: "Make today's count."-nya John Maxwell, "Barangsiapa sering menunaikan shalat malam maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang hari." (HR. Ibnu Majah),, atau kutipan penting lain yang menggelitik. Tapi, kutipan yang satu ini penting sepenting-pentingnya penting.

Apa yang ingin dikatakan PAk Henry Ford yang ternama, adalah Kamu tidak akan pernah dinilai atas apa yang akan kamu lakukan. Misalnya kita telah membuat rencana 5 tahun ke depan, 10 tahun ke depan, 20 tahun ke depan akan jadi apa. Semua itu tak akan membuatmu menjadi lebih hebat dari yang telah kamu raih saat ini.

Kamu berencana tahun 2015 ingin menjadi seorang hafidz qur'an. Tak akan ada yang menganggapmu sebagai seorang hafidz sampai kamu benar-benar menghafal 30 juz.

Kamu berencana akan menjadi pengusaha sukses dengan 50 karyawan. Semua orang tak akan menganggap kamu pengusaha sukses sampai kamu benar-benar membuka usaha, berjualan, dan mendapat keuntungan.

Kamu berencana memimpin pasukan. Tak ada yang mengakuimu sebagai pemimpin sampai kamu punya satu, dua, hingga seratus prajurit.

"You can't build a reputation on what you are going to do."

Ketika akan terlena oleh nikmatnya tidur, bersantai-santai, mengecek bbm, fb, dan update twitter yang kurang penting, serta membuang-buang waktu menonton film korea, ingatlah lagu yang digubah oleh para pendidik kita

Waktu sangat berharga
Harus selalu diisi
Belajar sungguh-sungguh
Belajar tugas kita

Dan ingatlah akan sebuah puisi cina

Belajar bukanlah persiapan untuk menghadapi hidup
Belajar adalah hidup itu sendiri

Dan ingatlah akan sebuah ayat Al-Qur'an:

"Mengapa kamu menyuruh orang lain mengerjakan kebajikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca Kitab? Tidakkah kamu mengerti?" QS. Al-Baqoroh, 2 : 44

Na'udzubillah. Mari menjadi orang yang beruntung, yang beramal shalih, saling menasihati dalam kebaikan, saling menasihati dalam kesabaran.

Orang yang paling dicintai adalah yang paling bermanfaat bagi umatnya.

No comments:

Post a Comment